Friday, March 18, 2016

Heboh Prewed - Part 1

Masih ingat gak di postingan sebelumnya saya pernah mention akan foto prewed di bulan Maret.  Jadi sekarang judulnya mau bahas mengenai persiapan prewed. Pertama saya mau jelasin dulu vendor apa saja yang saya pakai. Kenapa saya bilang vendornya apa saja? Yup, karena saya punya dua vendor untuk foto prewedding. Vendor pertama adalah tim fotografi dari bridal saya, Ritz Taipei. Saya ambil paket yang ada foto preweddingnya di Ritz Taipei. Vendor kedua adalah SYM Pictures. Mungkin sebagian dari kalian langsung mikir, kok saya rakus sekali prewed sampai dua kali. Nanti di bawah saya akan ceritakan kenapa bisa pakai dua vendor. Jangan lelah ya bacanya karena postingan kali ini cukup panjang ^^

Vendor pertama yang mau saya bahas adalah Ritz Taipei. Sebenarnya dan sejujurnya saya kurang sreg sama hasil fotonya Ritz Taipei. Lah terus kenapa diambil paket fotonya? Lebih baik saya ceritain dulu ya awal mula deal sama Ritz Taipei. Kevin mulai sounding kalau mamanya mau ngelamar itu sekitar bulan September tahun lalu. Dari situlah untuk pertama kalinya saya mendatangi pameran wedding di Jakarta ceritanya mau lihat-lihat saja dulu. Tanpa ada bekal pengetahuan tentang vendor-vendor wedding dan sama sekali belum pernah browsing apapun yang berbau wedding, datanglah saya kesana sama Kevin. Kesan pertama saya adalah waaaah so beautiful! wiiih cling cling banget! dan sebagainya.. Ceritanya saya norak permisa. Sampai akhirnya saya mampir ke booth Ritz Taipei. Buat capeng yang sudah pernah datang ke pameran wedding mungkin sudah tahu ciri khas boothnya Ritz Taipei yang mayoritas berwarna hitam, lalu ada satu manekin yang pakai gown super cantik beserta chandelier gantung yang memberi kesan super mewah, elegan , classy, apalah itu pokoknya sesuai dengan selera dan saya suka.

Singkat cerita kami deal disana setelah dikasih coba beberapa gaun dan dikasih lihat album fotonya. Kesan pertama ketika lihat hasil fotonya sih bagus, bagus, dan bagus. Gak masalah deh pokoknya. Jadilah saya deal paket yang meliputi gaun new, makeup dan foto prewed seperti biasanya yang diberikan paket bridal. Namun setelah saya pulang dan waktu berlalu, saya jadi mikir sepertinya hasil foto outdoornya Ritz Taipei itu gak sesuasi seperti selera saya, sepertinya banyak pose yang cheesy. Kembali lagi ini masalah selera ya. Selain itu, saya sempat kesana dan lihat-lihat beberapa album fotonya lagi. Saya ngerasa bahwa semuanya itu mirip satu sama lain. Contoh, ada 2 couple yang milih prewed di Bali dan ketika saya bandingkan hasil fotonya itu mirip atau dengan kata lain posenya kurang variatif. Suatu ketika saya menghadiri pesta pernikahan temannya Kevin, disana ditampilkan slideshow foto-foto prewedding mereka. Saya langsung bisa menebak kalau mereka pakai jasa Ritz Taipei dan ternyata benar dong tebakannya. Ini sih entah saya yang hebat atau memang hasil fotonya itu monoton.

Dari situ saya mulai khawatir sama foto prewed saya dan mikir mau cari vendor lain untuk prewed lagi. Saya sih gak muluk-muluk hasilnya harus spektakuler kayak Axioo, yang penting hasilnya jangan pasaran-pasaran amat dan jangan cheesy. Tapi setelah dipikir-pikir itu pemborosan kalau harus prewed dua kali. Nah di saat-saat galau ini saya ngeliat salah satu teman saya ikut contest giveaway di instagram. Saya bukan tipe-tipe cewe yang suka ikut giveaway di instagram, tapi yang ini saya tertarik karena hadiahnya adalah:
- gratis foto prewed dari SYM Pictures di lokasi yang diinginkan (ig: @sympictures)
- gratis sewa satu gaun dari Shella Natasia (ig: @shellanatasia)
- gratis makeup dari Aurelia Make Up (ig: @aureliamakeup),
dan semua hadiah itu akan diberikan untuk 3 pemenang.

Syarat yang harus saya lakukan itu:
- Follow instagram ketiga vendor diatas
- Repost postingan giveaway dari sympictures dan tag 5 temanmu
- Upload sebanyak-banyaknya fotomu dengan pasangan dan beri caption mau foto prewed dimana dan mengapa harus disana.

Awalnya saya sempat ragu mau ikut apa tidak. Karena jujur saja, saya malu kalau mesti ikut-ikut giveaway kayak gini. Nanti semua orang tau dong saya mau prewed gratisan. Hahaha alasannya gak penting banget. Terus saya lihat-lihat udah ada berapa orang yang ikutan giveaway dan saya ngerasa optimis bisa menang karena yang ikut sedikit. 3 pemenang loh bukan 1. Jadilah saya putuskan untuk ikut. Setiap berapa hari sekali saya post foto sama Kevin sama kasih caption sesuai syarat. Pertama-tama sih optimis, tapi makin mendekati akhir periode giveaway, yang ikut makin banyak dan sadis-sadis loh. Maksudnya sadis-sadis itu, ada yang sekali upload foto itu langsung sepuluh biji, ada yang setiap jam upload, gitu-gitulah. Langsung deh saya pesimis karena saya emang gak mau post terlalu banyak foto. Takut dikira mengumbar romantisme di instagram. Sekali lagi alasannya gak penting wkwkwk...

Lokasi prewed yang saya pilih itu Gunung Bromo. Kenapa? Sebenarnya sih karena waktu itu saya belum tahu lokasi-lokasi prewed yang lain. Saya juga gak mau di Bali karena kata bos saya udah banyak banget pasangan yang foto prewed di Bali dan orang-orang disana menjadikan lokasi prewed itu komersil. Mau foto disini bayar sekian dan terkadang biaya lokasinya tidak masuk di akal. Ini sih kata bos saya dan waktu itu saya belum survei-survei di Bali jadi iya-iya aja. Kata bos saya juga, lebih baik ke luar negeri sekalian seperti Singapura yang harga tiket pesawatnya sama seperti ke Bali, bahkan bisa lebih murah.

Sampai akhirnya periode giveaway selesai dan tinggal nunggu pengumuman. Saya sih saat itu udah gak terlalu memikirkan karena ada banyak couple yang fotonya lebih banyak, dapet like lebih banyak pula. Saya pikir, kalau menang berarti itu rejeki saya buat prewed tanpa nambah budget lagi, kalau kalah ya mungkin memang harus keluarin duit ekstra buat milih vendor foto yang belum tentu dibolehin sama Kevin juga.

Di hari pengumuman pemenang ini, saya rajin banget refresh instagramnya SYM Pictures. Padahal niatnya gak mau mikirin, tapi tetep aja ya nungguin *sifat gak mau kalahnya muncul*. Dari pagi, siang, sore belum keluar juga dan ketika malam tiba-tiba ada update di instagramnya SYM mengenai pengumuman pemenang. Saya udah deg-degan banget tapi di postingannya tidak disebut nama-nama pemenang. Intinya, kita para peserta disuruh cek message di instagram lah, atau di whatsapp, LINE dan sebagainya karena yang menang bakal dikasih kejutan disana. Terus saya ingat pernah nanya-nanya soal giveaway ini lewat LINE. Langsung saya cek dan ada message dari SYM yang intinya bilang saya menang. Hore!
seperti ini bentuknya

Jadi seperti itulah kira-kira cerita kenapa saya bisa pakai dua vendor foto itu. Balik lagi ke Ritz Taipei, saya mau share apa saja yang saya dapat untuk foto prewed:
- Make up dan hair do 4x ganti.
- 2 buah gaun untuk foto outdoor.
- 2 buah gaun untuk foto indoor (3 buah gaun kalau gak ada foto outdoor).
- Album foto lupa ukuran berapa tapi gede.
- 2 buah foto yang di pigura lupa juga ukuran berapa tapi gede juga.
- 1 pigura foto kecil full swarovski.
- 1 box nail art kuku palsu.

Karena saya gak suka sama hasil foto outdoor mereka, jadi saya pilih studio foto untuk outdoor.  Hasil foto indoor mereka jauh lebih bagus dari outdoornya. Saya sempat searching-searching studio foto buat prewed di instagram seperti Motoinc dan The House Studio. Semuanya bagus-bagus hanya saja kekurangan keduanya adalah jauh dari Ritz Taipei yang ada di kawasan Pantai Indah Kapuk. Tapi lagi-lagi namanya rejeki orang mau nikah, tau-tau aja saya nemu studio foto yang baru buka dan lokasinya itu di pluit. Namanya Studio 20 (ig: studio20jkt) dan sepertinya masih satu relasi dengan penyewaan baju Loft 20 (ig: loft_20).  Mungkin saya salah satu tipe bride yang aneh karena bisa suka banget sama studio ini karena fotografer Ritz aja sampai bilang kalau ini adalah studio paling simpel, paling polos, dan paling mahal yang pernah dia lihat. Ya memang sih studio ini kebanyakan disewa sama orang-orang yang mau bikin katalog fashion.

Kira-kira seperti ini bentuk studio 20,


Simpel sekali kah? Kalau Kevin sih suka-suka aja asalkan saya suka.

Untuk gaun prewed dari Ritz Taipei, saya udah pilih. Konsultasi sama tukang foto done, konsultasi sama tukang make up done. Peer saya yang pertama adalah potong rambut jadi model layer dan DIWARNAIN. Kenapa saya bold? Karena saya gak pernah ngewarnain rambut jadi coklat-coklat begitu. Saya gak pede permirsa. Saya sudah terbiasa dengan rambut hitam ini dan takut kulit jadi dekil kalau rambut diwarnain. Tapi kata tukang make up itu harus supaya model sanggul atau apapun itu terlihat ketika di foto. Jadi kalian tunggu saja hasil rambut saya nanti seperti apa :D Oiya kalau ada yang punya saran salon bagus buat warnain rambut, please don't mind to tell me yaa. Kriteria salon bagus itu, harga reasonable (kalau harus mahal gapapa selama worth it) dan ada stylist yang bisa kasih masukan warna apa yang cocok buat saya. Peer yang kedua itu cari properti dan konsep foto buat di studio 20. Karena studionya terlalu polos, si fotografer minta saya untuk mikirin konsepnya mau gimana. Ya seperti studionya, saya suka konsep yang simpel tapi elegan. Semoga yang ini bisa cepat terpecahkan dalam beberapa hari ini karena sudah mepet sekali waktunya. Yang mau minta price list dari studio 20, kasih tau email kalian aja ke saya :)

Jeda waktu antara foto dengan Ritz dan dengan SYM Pictures itu hanya 10 hari saja. Makanya minggu-minggu ini saya heboh ngurusin prewedding. *salah sendiri gak ngurusin dari jauh-jauh hari*

Selanjutnya kita ke SYM Pictures. Langkah selanjutnya setelah tahu saya menang, kita diajak meeting oleh tim mereka untuk tanda tangan kontrak, ngomongin tentang kapan mau foto, apa yang harus disiapin dan apa yang harus saya bayar. Walaupun judulnya giveaway, tapi saya tetap diharuskan menanggung biaya dari:
- Tiket pesawat dan akomodasi tim SYM (2 orang)
- Penginapan dan biaya makan selama disana
- Biaya ijin lokasi
- Biaya makeup hari ke-3 apabila mau foto selama 3 hari (kita cuma dapat waktu untuk foto 2 hari)

Yang saya dapat dari SYM:
- Makeup + hairdo 2x dari Aurelia Make Up
- Foto prewed selama dua hari dengan SYM
- Hasil foto all files (gak dapet yang dicetak)
- Gaun pinjaman tentunya

Dalam hati langsung bersyukur mintanya gak jauh-jauh di luar negeri, kalau gak gimana nasib itu ongkos hahaha.. Oiya waktu itu saya ikutan giveaway sekitar bulan Oktober 2015 dan mereka kasih saya waktu untuk prewed di bulan November atau Desembernya. Ya sudah setelah itu saya cek-cek tiket pesawat, akomodasi, hotel dan sebagainya. Tapi percuma nyusun rencana sematang apapun karena kalau kalian masih ingat dan update berita, di bulan-bulan itu aktivitas di Gunung Bromo mulai tinggi. Sampai-sampai ada beberapa area yang harus ditutup akibat banyaknya kabut dari gunung yang batuk-batuk itu. Tadinya kita mau maksain pergi karena area untuk foto seperti pasir berbisik, savana dan lainnya masih boleh diakses.Namun, selanjutnya dengar kabar dari teman yang baru saja dari sana kalau gunung Bromo lagi parah dan bau belerangnya udah kemana-mana. Takut dong kita karena si Gunung Bromo bisa meletus kapan saja yang dia mau.

Akhirnya dengan berat hati, kita mutusin untuk cari lokasi lain. Dari Raja Ampat, Jogja, Dieng dan teman-temannya tapi dirasa kok gak ada yang klik di hati. Mana persiapan yang dikasih itu cuma sebulan juga kan. Galau banget deh waktu itu sampai sempat merasa nyesel udah ikutan giveaway, terus harus ada masalah baru kayak gini. Ujung-ujungnya kalian bisa nebak gak saya pilih dimana? Selamat buat kalian kalau nebaknya saya prewed Bali. Kemakan omongan sendiri deh yang tadinya bilang gak mau di Bali. Tim foto ini bilang kalau spot foto di Bali itu banyak banget dibanding tempat-tempat yang lain.

Jangan dikira masalah udah beres karena udah nentuin tempat. Karena masalah selanjutnya yang muncul adalah musim hujan di Bali yang intensif di bulan November-Desember. Udah sedih dan cape hati loh saya sama Kevin ini karena ada saja halangannya. Saya memang percaya kalau segala sesuatu yang disiapkan terburu-buru itu hasilnya gak akan bagus. Tadinya udah mau pasrah aja tetap ke Bali dan berharap gak hujan ketika foto disana, tapi tim SYM ini baik banget loh. Akhirnya mereka mau mundurin deadline fotonya sampai tahun depan karena saya nikahnya juga masih lama. Bersyukur banget rasanya dan setelah itu kita gak kontak-kontak mereka lagi sampai bulan Februari 2016.

Mereka follow up ke saya untuk nentuin tanggal prewednya. Bukan saya yang cari-cari mereka, padahal kan saya ini cuma client gratisan tapi mereka tetap profesional. Good job buat SYM. Setelah cari-cari tanggal, kita mutusin untuk ambil di awal April ini. Kalau di ketentuan sebelumnya saya cuma dapat gratis 1 gaun sewa, sekarang saya dapat gratis 2 dari desainer Jessica Simadibrata (ig: @jessicasimadibrata).

Untuk tiket pesawat, hotel, dan lokasi sekarang udah beres. Saya ngurus itu semuanya dalam waktu 2 hari saja gak perlu lama-lama. Untuk baju sudah dapat 2 buah dari mereka. Peer saya untuk prewed SYM cuma cari baju casual sama sewa 1 gaun lagi. Nanti saya ceritain di part 2 ya, kalau gak kalian bakal pegel bacanya.

Babayyyy... xoxo

4 comments:

  1. Huaa semangat yaa tashyaa persiapan prewednyaa :) asik bali juga prewednya :D jaga kesehatan yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. semangat2 hehe.. iya akhirnya di bali juga ujung-ujungnya. mesti jaga kesehatan sama jaga makan biar baju prewednya muat XD

      Delete
  2. Salam kenal Tashya :)
    Wah, kamu beruntung bgt bs menangin giveaway itu hihi, gpp walaupun jadinya di Bali nikmatin aja... Pas prewed kmrn gue malah yg request sm fotografernya mau foto di Taman Bali supaya soalnya ada pintu Pura yg cantik bgt buat foto hehehe...
    Kalau sempat berkunjung ya ke blog gue: mrandmrsleonard.blogspot.com

    ReplyDelete
  3. halo salam kenal juga Nichole ^^
    hehe iya harus dinikmatin nanti foto di Bali. Pura di taman Bali emang bagus yaa

    ReplyDelete